Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Petrokimia Gresik Patenkan Inovasi Silika Pengganti Bahan Penyaring Asam Sulfat

PT Petrokimia Gresik mengembangkan inovasi pemanfaatan silika sebagai bahan penyaring pengganti dalam proses produksi asam sulfat, menggantikan penggunaan diatomaceous earth yang sebelumnya diimpor. Inovasi ini mendapatkan Sertifikat Paten Sederhana dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Silika yang digunakan merupakan produk samping dari proses produksi aluminium fluorida, dengan volume sekitar 990 ton per bulan yang sebelumnya membutuhkan pengelolaan dan penyimpanan terpisah. Dengan memanfaatkan silika tersebut kembali, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan impor.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyatakan bahwa inovasi ini berpotensi memberikan efisiensi biaya hingga Rp259,6 juta per tahun. Manfaat inovasi mencakup optimalisasi produk samping yang sebelumnya menjadi beban serta pengurangan ketergantungan pada bahan impor. Sertifikat paten diserahkan oleh Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas kepada Bambang Ariwibowo, SVP Operasi III Petrokimia Gresik, dalam acara What's Up Campus Calls Out (WCCO) di Airlangga Convention Center.

Petrokimia Gresik menekankan bahwa inovasi ini masih membuka peluang pengembangan lebih lanjut, termasuk pemanfaatan silika untuk industri lain dengan karakteristik serupa. Perusahaan berkomitmen terus mendorong inovasi yang menciptakan nilai tambah dari sisi ekonomi, efisiensi, dan keberlanjutan penggunaan sumber daya. Silika sebagai produk samping ini diharapkan dapat mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan nilai tambah dari limbah industri.

Menurut tiap media