PHK Januari-Juli 2026 Tembus 43.805 Orang, Jawa Barat Terdampak Paling Banyak
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan data PHK periode Januari-Juli 2026 sebesar 43.805 orang, meningkat 11.416 dibandingkan Januari-Juni 2026 (32.389 orang). Jika dibandingkan dengan Januari-Juli 2025 (59.683 orang), angka PHK 2026 lebih rendah 15.878. Jawa Barat menjadi provinsi dengan PHK terbanyak yaitu sebanyak 8.830 orang atau 20,16% dari total seluruh Indonesia. Posisi kedua adalah Jawa Timur (4.781), Banten (4.767), DKI Jakarta (3.190), dan Jawa Tengah (3.074). Data PHK mengacu pada pekerja yang terdaftar dalam program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Data Kemnaker dikeluarkan berdasarkan domisili provinsi pekerja yang terdampak. Jawa Barat unggul jauh di atas provinsi lain, menunjukkan konsentrasi PHK yang tinggi di wilayah tersebut. Provinsi-provinsi di pulau Jawa mendominasi lima besar tertinggi, mencerminkan pola penggabungan sektor ekonomi dan ketenagakerjaan di wilayah tersebut.
Kemnaker menegaskan bahwa data ini tidak mencakup pekerja yang mengundurkan diri, pensiun, cacat total, atau meninggal. Penggolongan PHK mengacu pada PP Nomor 6 Tahun 2025 dan Permenaker Nomor 2 Tahun 2025 terkait program jaminan kehilangan pekerjaan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Korban PHK Tembus 43.805 Orang, Paling Banyak di Jawa Barat
20 Agustus 2026 pukul 06.30 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
43.805 Warga RI Jadi Korban PHK, Terbanyak di Jawa Barat
21 Agustus 2026 pukul 11.35 · Baca aslinya ↗