Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Polisi Bongkar Lab Produksi Etomidate di PIK 2, WN China Tertangkap

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap operasi laboratorium narkotika klinis (clandestine lab) yang memproduksi etomidate di Cluster Hawai Cove 6, PIK 2, Tangerang, Banten. Laboratorium tersebut dikelola oleh warga negara China, Chen Fei (27), yang ditangkap pada Senin malam (21/9). CF mengaku mengikuti instruksi seseorang berinisial AC yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Keduanya bertemu melalui TikTok dan berkomunikasi melalui Telegram. CF datang ke Indonesia akhir Agustus 2026 dan digaji sebesar 5.000 RMB (sekitar Rp13,3 juta) untuk mengelola produksi selama dua bulan.

Dari penggerebekan, polisi menyita 13 bungkus bubuk bahan baku etomidate (1.300 gram), 22 botol cairan etomidate (11.000 ml), ribuan cartridge kosong, ratusan pod terisi, serta peralatan seperti ember, wadah masak, pemanas air, botol lancip, dan timbangan digital. Berdasarkan bahan baku yang ditemukan, dugaan kapasitas produksi mencapai 20.514 unit cartridge atau pod etomidate.

CNN Indonesia melaporkan penangkapan terhadap satu orang tersangka, sementara Detik.com menyebutkan penangkapan terhadap tiga orang WN China, yaitu CF, ZD, dan YX, meskipun kedua rekan CF tidak ditemukan keterkaitan dengan barang bukti yang disita. Detik.com juga melaporkan pengungkapan dilakukan pada Selasa (29/9/2026), sementara CNN Indonesia menyebutkan penangkapan terjadi pada Senin (21/9/2026). Penyidik masih menyelidiki jaringan distribusi dan mencari pelaku lain termasuk AC sebagai tersangka utama. CF dikenai Pasal 610 ayat (2) huruf b UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait produksi narkotika golongan II.

Menurut tiap media