Polisi Cocokkan DNA Mayat di Pulau Enggano dengan Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Polda Bengkulu melakukan autopsi dan tes DNA terhadap mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di pesisir Pulau Enggano pada 12 September. Jenazah tersebut diperkirakan berusia di atas 50 tahun dengan tinggi badan sekitar 165 centimeter dan bukan warga setempat. Polisi saat ini mencocokkan DNA jenazah dengan rombongan lima jurnalis serta tiga kru yang hilang kontak pada 7 September saat meliput Gunung Anak Krakatau. Rombongan tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Banten dan komunikasi terputus. Barang-barang seperti life jacket, galon, dan helm yang ditemukan tim SAR sebelumnya dipastikan bukan milik rombongan kapal speedboat Arupadhatu. Jenazah diterbangkan ke Bengkulu untuk pemeriksaan lanjutan dengan proses pencocokan DNA masih berlangsung.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Polisi Cocokkan DNA Mayat Pria di Pulau Enggano dengan Jurnalis Hilang Kontak
14 September 2026 pukul 21.33 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Polisi Cocokkan DNA Jasad Pria di Pulau Enggano dengan Jurnalis Hilang
15 September 2026 pukul 07.21 · Baca aslinya ↗