Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Polisi Tangkap 5 Pelaku Pengeroyokan Sopir Ayam dan Identifikasi 4 WNA dalam Kasus Kematian Warga Asing di Bali

Polisi menangkap lima orang tersangka pengeroyokan terhadap tiga sopir pengangkut ayam di Abiansemal, Badung, Bali. Kejadian terjadi pada Selasa (18/8) pukul 02.00 WITA di area parkir kandang ayam boiler Banjar Batu Bayan, Desa Taman. Korban berinisial INP (45), INPA (28), dan PAS (29) dikeroyok karena menolak memberikan ayam saat dihentikan di jalan. Lima tersangka ditahan di Polsek Abiansemal untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dalam pengeroyokan itu, ketiga korban mengalami luka termasuk memar, luka perut, dan luka kepala. Polisi masih menyelidiki motivasi dan peran masing-masing pelaku.

Di kasus terpisah, polisi mengidentifikasi empat orang yang diduga terlibat pengeroyokan Paul Innes Dougan, warga negara Australia, pada 5 Agustus 2026 di sebuah tempat hiburan. Keempat tersangka berinisial RGG, PAM, JRM, dan TRZ, yang merupakan warga negara asing berkewarganegaraan Australia. Mereka tercatat telah meninggalkan Indonesia pada 6 Agustus 2026 melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan tujuan Australia. Penyidik Polresta Denpasar sedang menyelidiki keberangkatan keempat tersangka tersebut, termasuk keberadaan saat kejadian, peran masing-masing, dan hubungan antar mereka.

Sementara itu, Paul Innes Dougan (PID), seorang warga negara asing asal Inggris, tewas pada Kamis (20/8) setelah sempat dirawat intensif selama dua pekan di RS Murni Teguh dan RS BIMC. Sebelumnya, PID mengalami pengeroyokan di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Legian, Kuta, Badung, pada Rabu (5/8) dini hari. Anak korban telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Kuta. Penyidik masih menunggu hasil autopsi untuk menentukan penyebab pasti kematian. Kapolresta Denpasar, Kombes Leonardo Simatupang, menyatakan bahwa penyelidikan masih dalam proses dan belum ada tersangka yang ditetapkan. Empat warga negara asing Australia berinisial RGG, PAM, JRM, dan TRZ menjadi personel kepentingan dalam penyelidikan ini. Penyidik akan berkoordinasi dengan dokter forensik dan pihak rumah sakit untuk memperoleh keterangan serta dokumen medis yang relevan.

Menurut tiap media