Politikus Golkar Fahd Arafiq Terjaring OTT KPK Terkait Dugaan Korupsi di ATR/BPN
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (14/9) yang menjaring 17 orang di Jabodetabek, termasuk politikus Golkar Fahd Arafiq. Kasus ini terkait dugaan korupsi di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, dengan satu sumber secara spesifik menyebutkan pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di BPN Kabupaten Bogor. Selain Fahd, mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto juga diamankan dalam operasi tersebut.
Fahd Arafiq, yang menjabat Ketua Bidang Hubungan Ormas DPP Partai Golkar 2024-2029 dan mantan Ketua Umum KNPI 2015-2018, merupakan residivis korupsi. Ia tercatat pernah divonis 4 tahun penjara pada 2017 terkait suap pengadaan Al-Qur'an dan laboratorium komputer di Kemenag, serta divonis 2,5 tahun penjara dalam kasus suap Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) di Aceh. Ia juga kakak dari Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yang turut ditangkap KPK dalam kasus korupsi.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M Sarmuji, menyatakan pihaknya menghormati proses hukum dan menunggu kejelasan perkara sebelum mengambil langkah konkret. Saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka untuk mengonstruksi kronologi perkara dan menentukan status hukum masing-masing.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
Profil Fahd Arafiq, Politikus Golkar yang Terjaring OTT KPK: Residivis Korupsi
15 September 2026 pukul 08.01 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Fahd Arafiq Kembali Tersandung Kasus di KPK, Golkar Buka Suara
15 September 2026 pukul 13.04 · Baca aslinya ↗
Tiga Kali Fahd Arafiq Berurusan dengan KPK
15 September 2026 pukul 13.16 · Baca aslinya ↗