Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Apresiasi Kinerja MA, MK, dan Kesejahteraan Hakim di Sidang Tahunan MPR

Presiden Prabowo Subianto memberi apresiasi atas kinerja Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI 2026. Menurut Media Indonesia, MA menyelesaikan 37.973 dari 38.148 perkara pada 2025, atau 99,54 persen, dengan 96,74 persen perkara selesai dalam kurang dari tiga bulan. MK menyelesaikan 598 dari 701 perkara dan permohonan, termasuk 334 sengketa hasil Pilkada. Transformasi digital layanan MK juga diapresiasi, dengan 84,51 persen permohonan diajukan secara daring hingga 23 Juli 2026.

Di sisi lain, Liputan6.com melaporkan bahwa Presiden menyoroti peningkatan kesejahteraan hakim, dengan penghasilan hakim junior naik 280 persen, tertinggi dalam beberapa dasawarsa. Prabowo menyatakan bahwa penghasilan hakim Indonesia kini melebihi rata-rata ASEAN dan bahkan melampaui penghasilan Ketua Mahkamah Agung Singapura. Ia menekankan pentingnya memperkuat lembaga yudikatif sebagai benteng terakhir keadilan bagi masyarakat, agar rakyat yang tidak berdaya dapat mendapatkan keadilan di pengadilan.

Media Indonesia juga melaporkan bahwa Komisi Yudisial (KY) menerima 1.402 laporan masyarakat dari Januari hingga Juni 2026, melakukan 622 pemantauan sidang, dan mengusulkan sanksi terhadap 121 hakim yang melanggar Kode Etik, termasuk 14 sanksi sedang dan 17 sanksi berat. Liputan6.com tidak menyebutkan data terkait KY dalam laporannya.

Menurut tiap media