Prabowo Bertemu Panglima Jilah Bahas Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto memanggil Panglima Jilah TBBR Bangkule Rajakng ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (28/8/2026) untuk membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo memberikan dukungan berupa penambahan personel, helikopter, dan rekayasa cuaca, sementara Panglima Jilah menyatakan dukungan telah dimulai sejak sekitar satu minggu sebelumnya. TNI juga mengirimkan tiga satuan Batalyon Teritorial Pembangunan untuk membantu operasi penanganan karhutla.
Panglima Jilah menegaskan bahwa masyarakat adat Dayak tidak menjadi penyebab karhutla, melainkan melakukan pertanian di lahan mineral dengan kearifan lokal dan pengawasan ketat. Ia menjelaskan bahwa tuduhan terhadap peladang adat muncul akibat kurangnya pemahaman pihak luar mengenai pola pertanian dan kehidupan masyarakat adat. Masyarakat adat Dayak Kanayatn turut melakukan pemantauan aktivitas pembakaran lahan secara mandiri.
Berdasarkan data BNPB, luas karhutla di Indonesia mencapai 72.798 hektare per minggu, dengan Kalimantan Barat sebagai pusatnya pada 38.310 hektare. CNN Indonesia melaporkan adanya dampak kesehatan dari kabut asap, terutama pada anak-anak, meskipun tingkat keparahannya tidak dikategorikan sebagai serius. Sementara itu, CNBC Indonesia menekankan komitmen dukungan teknis dan logistik pemerintah melalui upaya yang sudah berjalan sejak sekitar satu minggu sebelumnya.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Tokoh Dayak Panglima Jilah Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas Karhutla
28 Agustus 2026 pukul 16.30 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Prabowo Bertemu Panglima Jilah Bahas Karhutla di Kalimantan Barat
28 Agustus 2026 pukul 19.35 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Temui Prabowo, Panglima Jilah Bela Peladang Adat: Bukan Pemicu Karhutla di Kalbar
28 Agustus 2026 pukul 23.00 · Baca aslinya ↗