Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Buka Peluang Reshuffle Kabinet Jelang Masa Jalan Empat Pemerintahannya

Presiden Prabowo Subianto membuka kemungkinan dilakukannya perombakan kabinet besar-besaran seiring memasuki masa jalan empat pemerintahannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan ini disampaikan dalam dialog dengan jurnalis senior dan pakar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Minggu (6/9/2026), yang disiarkan CNBC Indonesia pada Rabu (16/9/2026). Prabowo menyatakan bahwa evaluasi terhadap kinerja Kabinet Merah Putih dilakukan secara berkelanjutan, namun menekankan bahwa timnya bekerja dengan baik secara objektif.

Dalam wawancara program 'Prabowo Menjawab' sebagaimana dilaporkan Detik.com, Prabowo menyatakan bahwa ia secara objektif menilai kinerja tim kabinetnya cukup baik, namun tidak menutup kemungkinan untuk melakukan evaluasi besar-besaran. Ia mengatakan beberapa kementerian saat ini tidak berada di garis depan, namun tetap bekerja sesuai kemampuan dan kewenangannya. Prabowo menekankan bahwa reshuffle bertujuan untuk menempatkan orang yang tepat di posisi yang benar, baik melalui promosi maupun penggantian jika seseorang tidak cocok atau terlibat kasus.

Dalam paparannya, Prabowo menjelaskan bahwa prioritas pemerintah meliputi swasembada pangan, pengamanan pasokan BBM, pengembangan energi terbarukan seperti B50 dari kelapa sawit, serta repatriasi aliran dana ke luar negeri. Selain itu, pemerintah juga akan fokus pada penanggulangan stunting, kemiskinan absolut, dan efisiensi anggaran untuk mengoptimalkan investasi yang menghasilkan devisa dan lapangan kerja. Prabowo menekankan pentingnya kompetensi dan kecocokan personel dalam setiap kementerian dan lembaga, sekaligus menyatakan kemungkinan promosi atau penggantian pejabat untuk memastikan 'the right man in the right place'.

Menurut tiap media