Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Instruksikan Penguatan Mitigasi Bencana dengan Tambahan Peralatan dan Drone

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemerintah memperkuat mitigasi bencana secara antisipatif dengan prinsip 'lebih baik berlebih daripada kurang'. Dalam rapat terbatas penanganan bencana alam, ia memerintahkan penambahan helikopter, pompa air, kendaraan pemadam kebakaran, ekskavator, serta drone untuk operasi penangkalian api. Instruksi ini diberikan pada 7 September 2024, membahas gempa Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, dan kebakaran hutan. Prabowo juga menyuruh BRIN mengkaji bahan efisien untuk modifikasi cuaca dan menyiapkan drone berukuran besar mampu membawa air.

Beberapa perbedaan muncul terkait kapasitas dan jenis peralatan. Media Indonesia menyebutkan modifikasi kapal induk Italia menjadi kapal induk helikopter, sementara ANTARA News menyatakan kapal induk pertama yang dapat mengangkut 10 helikopter dan 4-5 ton air. VOI menyeakan drone besar mampu membawa 50 kg air per unit, berbeda dengan klaim lain tentang drone pengangkut air.

Prinsip persiapan jauh sebelum bencana terjadi menjadi fokus utama. Prabowo menekankan penyusunan master plan penanganan bencana yang lebih menyeluruh dan menginstruksikan edukasi warga melalui Babinsa dan stakeholder terkait. Namun, ada catatan evaluasi keterlambatan penanganan kebakaran di beberapa titik yang perlu ditangani lebih cepat.

Menurut tiap media