Prabowo Instruksikan Penguatan Mitigasi Bencana dengan Tambahan Peralatan dan Drone
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemerintah memperkuat mitigasi bencana secara antisipatif dengan prinsip 'lebih baik berlebih daripada kurang'. Dalam rapat terbatas penanganan bencana alam, ia memerintahkan penambahan helikopter, pompa air, kendaraan pemadam kebakaran, ekskavator, serta drone untuk operasi penangkalian api. Instruksi ini diberikan pada 7 September 2024, membahas gempa Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, dan kebakaran hutan. Prabowo juga menyuruh BRIN mengkaji bahan efisien untuk modifikasi cuaca dan menyiapkan drone berukuran besar mampu membawa air.
Beberapa perbedaan muncul terkait kapasitas dan jenis peralatan. Media Indonesia menyebutkan modifikasi kapal induk Italia menjadi kapal induk helikopter, sementara ANTARA News menyatakan kapal induk pertama yang dapat mengangkut 10 helikopter dan 4-5 ton air. VOI menyeakan drone besar mampu membawa 50 kg air per unit, berbeda dengan klaim lain tentang drone pengangkut air.
Prinsip persiapan jauh sebelum bencana terjadi menjadi fokus utama. Prabowo menekankan penyusunan master plan penanganan bencana yang lebih menyeluruh dan menginstruksikan edukasi warga melalui Babinsa dan stakeholder terkait. Namun, ada catatan evaluasi keterlambatan penanganan kebakaran di beberapa titik yang perlu ditangani lebih cepat.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Media Indonesia
Prabowo Instruksikan Penguatan Mitigasi Bencana dan Penambahan Anggaran
7 September 2026 pukul 14.06 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
Presiden minta perbanyak drone dan peralatan untuk cegah karhutla
7 September 2026 pukul 15.07 · Baca aslinya ↗
VOI
Prabowo Minta BRIN Cari Formula Modifikasi Cuaca, Drone Pengangkut Air Juga Disiapkan
7 September 2026 pukul 16.05 · Baca aslinya ↗