Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Instruksikan Penyesuaian Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Pedalaman dan Penanganan Bencana

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penyesuaian syarat perekrutan TNI khususnya untuk warga Suku Dayak pedalaman, terutama terkait penggunaan tato sebagai identitas budaya. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan pemerintah memberikan keistimewaan bagi kelompok ini, meskipun hingga kini belum ada yang mendaftar. KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan TNI terbuka untuk semua perwakilan daerah termasuk Suku Dayak untuk menambah personel. Mabes TNI menyatakan akan menindaklanjuti arahan ini dengan menyusun mekanisme rekrutmen setelah pembahasan selesai.

Dalam pertemuan yang sama, Prabowo juga membahas penanganan bencana alam. Ia memerintahkan TNI khususnya Babinsa mengedukasi warga desa tentang bahaya pembakaran hutan dan lahan (karhutla). Pertemuan ini dilaksanakan di Hambalang, Bogor, pada 29 Agustus 2024. Prabowo juga memerintahkan penanganan gempa di Flores, erupsi Merapi, serta kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatra.

Beberapa perbedaan dilaporkan antar media. JPNN menyebutkan instruksi diberikan pada 29 Agustus 2026, sementara CNN Indonesia dan kumparan melaporkan pertemuan pada 28 Agustus 2024 dan 29 Agustus 2024. Warta Ekonomi dan kumparan menyebutkan rapat dilaksanakan di Hambalang, Bogor, sementara CNN Indonesia menyebutkan lokasi Istana Kepresidenan. Terkait keistimewaan, kumparan melaporkan Sjafrie menyatakan "bisa, kami kasih privilege", sementara Warta Ekonomi hanya menyebutkan TNI akan menindaklanjuti arahan tersebut.

Menurut tiap media