Prabowo: Investasi Ribuan Triliun Buka 4,1 Juta Lapangan Kerja, Bukan dari MBG-Kopdes
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa investasi besar-besaran akan segera masuk ke Indonesia dalam waktu dekat. Pengakapannya disampaikan dalam dialog dengan jurnalis senior dan pakar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, pada Minggu (6/9/2026), yang disiarkan CNBC Indonesia pada Rabu (16/9/2026). Prabowo menegaskan bahwa realisasi investasi selalu mencapai target yang ditetapkan. Pada 2025, realisasi investasi mencapai Rp1.931 triliun, dan hingga Juni 2026 sudah mencapai Rp1.010 triliun. Investasi tersebut tidak termasuk dalam program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa lebih dari 4,1 juta lapangan kerja baru terbuka dalam kurun waktu kurang dari dua tahun pemerintahannya. Angka ini tidak berasal dari program khusus seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih), melainkan dari realisasi investasi langsung. Sampai September 2026, tercatat 1,4 juta lapangan kerja pada 2026 dan 2,7 juta pada 2025. Data pemerintah mencatat realisasi investasi 2025 sebesar Rp1.931 triliun dan semester I 2026 mencapai Rp1.010 triliun. Prabowo menegaskan bahwa investasi masih berada pada jalur target APBN dan mengungkapkan ekspektasi akan gelombang investasi besar dalam beberapa pekan mendatang yang akan datang dengan data yang dapat dibuktikan.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia didorong oleh investasi swasta, bukan sekadar program pemerintah seperti MBG atau Koperasi Merah Putih. Realisasi investasi mencapai Rp1.931 triliun pada 2025 dan Rp1.010 triliun hingga Juni 2026, yang masing-masing berkontribusi pada pembukaan 2,7 juta dan 1,4 juta lapangan kerja baru. Kepercayaan investor global didasarkan pada fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, termasuk inflasi rendah (2,92%), rasio utang rendah, dan defisit anggaran di bawah 3%, lebih rendah dibanding Filipina, India, dan Prancis. Prabowo optimis Indonesia akan menjadi salah satu ekonomi terbesar dunia pada 2050 sesuai proyeksi Goldman Sachs, dan memperkirakan akan ada masuknya investasi besar-besaran dalam beberapa minggu ke depan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Prabowo Sebut Investasi Besar-besaran Segera Masuk ke Indonesia
17 September 2026 pukul 05.15 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Prabowo Pamer Buka 4,1 Juta Lapangan Kerja: Bukan dari MBG dan Kopdes
17 September 2026 pukul 06.10 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Investasi Ribuan Triliun Buka Lapangan Kerja, Prabowo: Bukan dari MBG-Kopdes
17 September 2026 pukul 10.30 · Baca aslinya ↗