Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Koordinasikan Penanganan Karhutla Kalimantan Barat dengan 1.500 Personel dan 6 Helikopter

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, menginstruksikan penambahan personel dan armada udara. Pemerintah mengerahkan tiga batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel dari luar Kalimantan, yang akan diterjunkan mulai Sabtu hingga Minggu pagi. Enam helikopter berkapasitas besar ditambahkan untuk operasi water bombing, dengan rencana tiba pada Sabtu sore untuk mempercepat pemadaman dari udara di wilayah sulit dijangkau darat. Pemerintah juga mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memicu hujan buatan di wilayah terdampak. Presiden langsung meninjau lokasi kebakaran di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, untuk memastikan instruksi penanganan berjalan cepat dan terkoordinasi di tingkat tapak. Hingga Agustus 2026, luas lahan terbakar di Kalimantan Barat mencapai 38.310 hektare. Di lokasi, Prabowo berjalan menyusuri area yang terdampak karhutla untuk memastikan proses penanganan berjalan optimal, melihat langsung kondisi lahan yang rusak akibat api dan proses pemadaman yang dilakukan oleh petugas gabungan. Petugas TNI AD dan masyarakat dikerahkan untuk pemadaman, dengan water tank disiapkan. Presiden meninjau lokasi bersama menteri dan pejabat lain pada pukul 13.30 WIB, meskipun tidak memakai masker di tengah kabut asap. Lahan di area tersebut didominasi vegetasi semak belukar, pepohonan, dan bambu, sebagian besar merupakan hasil pembukaan lahan. Pepohonan tampak gosong dengan warna cokelat dan hitam, aroma gosong menyengat, dan tanah gambut terasa lunak setelah dibakar.

Menurut tiap media