Prabowo Minta Maaf, Janji Layar Interaktif untuk Sekolah NU di Muktamar
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto meminta maaf di depan Muktamar NU ke-35 di Jombang atas keterlambatan distribusi layar interaktif ke sekolah dan pesantren NU. Ia menjelaskan keterlambatan terkait perbedaan institusi: sekolah negeri dikelola Kemenendikbud, sementara sekolah NU dikelola Kemenag. Prabowo menyatakan komitmen pemerintah memperkuat dan memberdayakan NU, pesantren, dan lembaga pendidikan serupa.
VOI melaporkan Prabowo menjanjikan empat unit layar interaktif per sekolah NU, sementara JawaPos menambahkan sekolah negeri akan mendapatkan tambahan tiga unit. Kedua laporan menyebutkan total empat unit per sekolah NU tahun ini, namun JawaPos lebih spesifik tentang tambahan tiga unit untuk sekolah negeri. Perbedaan ini tidak dijelaskan secara rinci oleh Prabowo dalam kedua laporan.
Kedua media menekankan bahwa janji ini merupakan bagian dari upaya pemerataan fasilitas pendidikan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dengan NU dan pesantren sebagai fokus utama pemerintah.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
VOI
Di Muktamar Sebut Sekolah NU Belum Kebagian Layar Interaktif, Prabowo Minta Maaf
27 Agustus 2026 pukul 18.26 · Baca aslinya ↗
JawaPos
Prabowo Janji Sekolah NU Dapat Layar Interaktif, Tahun Ini Langsung 4 Unit
27 Agustus 2026 pukul 19.30 · Baca aslinya ↗