Prabowo Minta Menteri Kerja di Tanggal Merah, Tekankan Kinerja Prioritas Rakyat
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan kepada para menteri dan pejabat kabinetnya agar keluar jika tidak sanggup bekerja pada tanggal merah. Pesan ini disampaikan saat peringatan Maulid Nabi dan peresmian pembangunan PLTS 100 GWp di Jembrana, Bali, pada 25 Agustus 2026. Prabowo menekankan bahwa Kabinet Merah Putih hampir tidak mengenal hari libur demi kemajuan dan kepentingan rakyat.
Ketua DPP PKB Daniel Johan menilai pesan tersebut sebagai bentuk kepemimpinan yang tegas dan berorientasi hasil, konsisten dengan kebiasaan Prabowo yang sering turun ke lapangan bahkan di hari libur. Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mendukung pernyataan Prabowo, menekankan bahwa pengabdian untuk negara membutuhkan totalitas dan tidak mengenal tanggal merah. Doli juga menambahkan bahwa keputusan reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden.
Kedua media melaporkan bahwa pesan 'yang tidak sanggup boleh minggir' sudah pernah disampaikan Prabowo sebelumnya, termasuk terkait pencopotan pimpinan BGN. Prabowo membuka peluang bagi orang lain untuk menggantikan pejabat yang tidak sanggup, sekaligus menegaskan bahwa jabatan menteri adalah amanah rakyat yang harus disertai kinerja baik.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
PKB: Pesan Prabowo 'Menteri Tak Sanggup Silakan Minggir' Bukan Retorika
27 Agustus 2026 pukul 08.31 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Prabowo Minta Menteri yang Tak Sanggup Kerja di Tanggal Merah Mundur, Golkar: Tak Ada Hari Libur
28 Agustus 2026 pukul 16.38 · Baca aslinya ↗