Prabowo Perintahkan Bea Cukai Perketat Pengawasan Perbatasan dan Pesisir
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budhi Utama ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (22/9) untuk memberikan arahan memperketat pengawasan di wilayah perbatasan dan pesisir guna mencegah penyelundupan barang ilegal. Menurut kedua sumber, arahan ini mencakup penyelundupan narkoba, balpres, dan barang terlarang lainnya. Djaka menyampaikan bahwa pengetatan ini melibatkan penambahan alat, pembentukan satuan tugas (satgas), serta membutuhkan anggaran tambahan yang sudah disampaikan dalam rapat dengan Badan Anggaran (Banggar). Sementara itu, Djaka juga menyatakan akan memperkuat personel di sepanjang laut Selat Malaka, dengan menyebutkan bahwa Bea Cukai sudah memiliki sekitar 90 kapal di wilayah tersebut yang akan dioptimalkan untuk operasi pengamanan. Perbedaan melibatkan penambahan anggaran tambahan dan pembentukan satgas dilaporkan oleh Kumparan, sementara CNN Indonesia lebih menekankan pada penguatan personel dan optimasi penggunaan 90 kapal yang sudah ada di Selat Malaka. Pertemuan ini menandakan komitmen pemerintah dalam memerangani penyelundupan barang terlarang yang merugikan negara dan masyarakat.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Prabowo Minta Dirjen Bea Cukai Perketat Penjagaan Wilayah Perbatasan-Pesisir
22 September 2026 pukul 17.48 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Dirjen Bea Cukai Ungkap Arahan Prabowo usai Menghadap Istana
22 September 2026 pukul 17.57 · Baca aslinya ↗