Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Respons Puan Maharani terhadap Pidato Prabowo tentang Marhaenisme dan Kebijakan APBN 2027

Ketua DPR RI Puan Maharani merespons positif pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Pengantar RUU APBN 2027. Prabowo dalam pidatonya menyebut kebijakan pemerintahannya sebagai bentuk 'Marhaenisme', bukan 'Prabowonomics', dan berseloroh bahwa kebijakan yang diambilnya sulit tidak didukung oleh PDI Perjuangan karena kesamaan ideologi kerakyatan. Puan menanggapi dengan menyatakan bahwa PDI Perjuangan siap bahu-membahu dengan pemerintah, dengan prinsip gotong royong selama kebijakan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Ia menegaskan bahwa pembangunan negara tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus dilakukan secara kolektif meskipun terdapat perbedaan pandangan politik.

Prabowo juga mengumumkan sejumlah program dan target anggaran untuk 2027, termasuk penetapan defisit RAPBN sebesar 2,4% PDB atau Rp671,2 triliun, renovasi 10.000 puskesmas, reaktivasi 20 pesawat Garuda Indonesia hingga total 104 unit pada Juni 2026, serta target lifting minyak mentah 610.000 barel per hari. Belanja negara mencatat pertumbuhan 18,2%, dan inflasi diproyeksikan tetap dalam kisaran 2,5%. Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan terima kasih ke DPR, khususnya kepada PDIP, atas sinergi kerja sama dalam membangun bangsa. Ia juga mengapresiasi kerja sama antara pemerintah dan DPR yang telanjang, sekaligus menyatakan dukungan PDIP tak terelakkan karena kebijakannya berbasis Marhaenisme Soekarno. Pertemuan tersebut diselenggarakan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026).

Menurut tiap media