Prabowo Tegaskan Kerja Sama Indonesia-Rusia Berbasis Sumber Daya Saling Melengkapi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto dalam pidato di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia (3 September 2026), menyatakan Indonesia dan Rusia memiliki perekonomian yang saling melengkapi. Rusia memiliki gandum, pupuk, energi, ilmu pengetahuan, dan teknik maju, sementara Indonesia memiliki minyak sawit, perikanan, kopi, karet, tekstil, furnitur, barang konsumsi, tenaga kerja muda, serta posisi sebagai pintu gerbang menuju pasar ASEAN berjumlah 680 juta penduduk. Perdagangan bilateral antara kedua negara mencapai hampir 5 miliar dolar AS pada 2025, meningkat 21,7% dibandingkan 2024 dan 33,7% dibandingkan 2023. Prabowo mengusulkan target menggandakan perdagangan dalam periode peninjauan Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia. Ia juga menekankan komitmen memperluas kerja sama di bidang energi terbarukan, tenaga nuklir damai, ketahanan pangan, industrialisasi, serta investasi dan transfer teknologi, dengan harapan perjanjian perdagangan bebas diberlakukan pada awal 2027.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Prabowo Bicara Kecocokan Kerja Sama: Rusia Punya Gandum, RI Punya Kopi
3 September 2026 pukul 15.25 · Baca aslinya ↗
Prabowo Siap Kerja Sama Bareng Rusia: Energi Terbarukan hingga Nuklir Damai
3 September 2026 pukul 16.04 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Prabowo Ungkap Alasan Indonesia dan Rusia Cocok Kerja sama
3 September 2026 pukul 17.04 · Baca aslinya ↗