Prabowo Tekankan Swasembada Pangan dan Energi untuk Kemandirian Nasional
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya swasembada pangan dan energi bagi Indonesia dalam dua acara berbeda. Di satu sisi, ia menyatakan bahwa kemandirian nasional adalah kunci agar Indonesia tidak menjadi 'budak' bangsa lain dan mampu bertahan menghadapi ketidakpastian global. Prabowo menekankan bahwa tidak ada yang kasihan kepada Indonesia, sehingga bangsa harus mampu mengurus diri sendiri.
Menurut Prabowo, target swasembada pangan telah tercapai dengan cadangan beras yang mencukupi serta langkah mitigasi terhadap dampak El Nino. Di sektor energi, Indonesia diklaim telah menghentikan impor solar sejak 1 Juli melalui implementasi campuran minyak sawit B50. Detik.com melaporkan bahwa langkah ini dilakukan untuk mengatasi kelangkaan pasokan solar global, sementara Warta Ekonomi menambahkan bahwa Indonesia telah menghentikan impor solar dengan memproduksi bahan bakal dari kelapa sawit, termasuk 57 derivat sekaligus bensin.
Prabowo juga menyoroti pentingnya generasi muda tetap berani dan percaya diri agar tidak mudah diinjak-injak oleh negara lain. Dengan kemandirian dalam pangan dan energi, Indonesia diharapkan mampu menghindari ketergantungan pada negara lain di tengah situasi global yang penuh konflik.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Prabowo: RI Harus Swasembada Pangan-Energi, Tidak Boleh Bergantung Bangsa Lain
19 September 2026 pukul 15.31 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Prabowo Tegas: Tak Ada yang Kasihan kepada Indonesia
20 September 2026 pukul 09.30 · Baca aslinya ↗