Prabowo Terkait LAN, Deep State, dan Reformasi Birokrasi
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan perubahan struktur Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang akan dikelola ulang oleh Universitas Republik Indonesia (URI). LAN sebelumnya diformalisasikan sebagai penyiapan birokrasi, namun kini akan diperbarui dengan pendidikan berbasis kemampuan, merit, dan evaluasi untuk gubernur, bupati, dan direktur jenderal. Prabowo menyoroti fenomena deep state dalam birokrasi, yaitu pejabat tinggi yang tidak dapat diatur atau dievaluasi oleh kementerian. Ia menyebut istilah 'raja kecil' untuk para direktur jenderal yang menguasai institusi selama puluhan tahun, sehingga sulit dikendalikan. Ia menuding ketidaksinkronan antara kementerian dan lembaga akibat birokrat yang dianggap 'untouchable', terutama dirjen yang tidak terkontrol karena jabatan politik (presiden, gubernur) hanya 5 tahun, sementara ASN menjabat lebih lama. Prabowo mengaku pernah mengeluh ke Jokowi tentang menteri yang enggan bertemu selama satu tahun. Untuk mengatasi ini, ia ingin memperkuat LAN dan meniru model Turki dengan akademi khusus bagi pejabat tinggi agar tidak ada birokrat yang merasa seperti 'raja kecil'. Ia berjanji bahwa di bawah kepemimpinannya, tidak ada pejabat birokrasi yang tidak dapat dievaluasi atau ditindak.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Prabowo: URI Akan Bawahi LAN hingga Akademi Gubernur-Bupati
17 September 2026 pukul 10.01 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Prabowo Sentil Keras Fenomena Deep State, Keberadaan 'Raja Kecil' PNS
17 September 2026 pukul 10.02 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Prabowo Bicara Deep State Kementerian: Jangan Ada Birokrat Untouchable
17 September 2026 pukul 16.47 · Baca aslinya ↗