Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Terkait LAN, Deep State, dan Reformasi Birokrasi

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan perubahan struktur Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang akan dikelola ulang oleh Universitas Republik Indonesia (URI). LAN sebelumnya diformalisasikan sebagai penyiapan birokrasi, namun kini akan diperbarui dengan pendidikan berbasis kemampuan, merit, dan evaluasi untuk gubernur, bupati, dan direktur jenderal. Prabowo menyoroti fenomena deep state dalam birokrasi, yaitu pejabat tinggi yang tidak dapat diatur atau dievaluasi oleh kementerian. Ia menyebut istilah 'raja kecil' untuk para direktur jenderal yang menguasai institusi selama puluhan tahun, sehingga sulit dikendalikan. Ia menuding ketidaksinkronan antara kementerian dan lembaga akibat birokrat yang dianggap 'untouchable', terutama dirjen yang tidak terkontrol karena jabatan politik (presiden, gubernur) hanya 5 tahun, sementara ASN menjabat lebih lama. Prabowo mengaku pernah mengeluh ke Jokowi tentang menteri yang enggan bertemu selama satu tahun. Untuk mengatasi ini, ia ingin memperkuat LAN dan meniru model Turki dengan akademi khusus bagi pejabat tinggi agar tidak ada birokrat yang merasa seperti 'raja kecil'. Ia berjanji bahwa di bawah kepemimpinannya, tidak ada pejabat birokrasi yang tidak dapat dievaluasi atau ditindak.

Menurut tiap media