Jakarta · Minggu, 13 September 2026Cari
WargaKonoha

Pramono Targetkan Kabel Jakarta Rapi dalam 5 Tahun, 6.500 Km Perlu Ditangani

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan penataan kabel-kabel di permukaan Jakarta selama lima tahun ke depan. Total panjang kabel yang perlu ditangani mencapai 6.500 km, dengan pendekatan melalui pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) yang melibatkan kolaborasi pemerintah dan sektor swasta. Pemprov menyampaikan hal ini saat meninjau pembangunan SJUT di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Program penataan dilakukan melalui 5M: memanfaatkan SJUT, relokasi mandiri, mengikat kabel udara, memotong kabel tidak berfungsi, dan meninggikan kabel yang menjuntai.

Pemprov DKI mencatat jaringan SJUT yang telah terbangun mencapai 41,7 km, dengan ruas prioritas seperti Jalan Dr. Supomo ditargetkan rampai pada Desember 2026. Dinas Bina Marga DKI Jakarta menekankan bahwa pembangunan SJUT dilakukan dengan memperhatikan kondisi lalu lintas, termasuk rekayasa lalu lintas dan sosialisasi kepada pengguna jalan. Pemprov juga mengajak pemilik utilitas, termasuk PT PLN (Persero), untuk ikut ambil bagian.

PLN tengah menyiapkan desain dan menguji coba boks pembagi tegangan rendah sebelum Saluran Kabel Tanah Tegangan Rendah (SKTR) diterapkan lebih luas. Senior Manager Konstruksi PLN Unit Induk Distribusi Jakarta, M Eryan Saputra, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini, dengan tahapan uji coba diperlukan untuk memastikan sistem baru memenuhi standar keselamatan dan keandalan layanan. Sementara itu, terkait payung hukum, satu sumber menyebutnya sudah tersedia secara umum, sementara sumber lain merujuk pada Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2025.

Menurut tiap media