Presiden Serbia Vucic Mengundurkan Diri, Pemilu Dini dan Amnesti Demonstran
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengumumkan pengunduran dirinya pada 27 September 2026, tujuh bulan sebelum akhir masa jabatannya, di tengah demonstrasi massal yang dipicu tragedi runtuhnya kanopi stasiun kereta di Novi Sad pada November 2024 yang menyebabkan 16 kematian. Vucic sebelumnya pernah menyatakan rencana mundurnya pada akhir Juni 2026. Dengan pengunduran ini, Serbia akan menggelar pemilihan presiden dan parlemen lebih awal. Pemilihan presiden harus diselesaikan dalam 90 hari, dengan masa kampanye 30 hingga 60 hari. Pemilu parlemen dijadwalkan pada 25 Oktober 2026 akan mempertemukan Partai Progresif Serbia (SNS) dan koalisi pendukungnya melawan gerakan antikorupsi Students Win dan koalisi pro-Barat European Serbia. Menurut konstitusi, Ketua Parlemen Ana Brnabic akan menjadi presiden sementara hingga pemilu presiden selesai. Vucic juga mengumumkan amnesti bagi 49 orang yang terlibat dalam aksi demonstrasi, termasuk 12 aktivis dan 11 pendukungnya.
Sementara itu, SINDOnews melaporkan bahwa Vucic tidak hanya mundur dari jabatan presiden, tetapi juga beralih menjadi kandidat Partai Progresi Serbia (SNS) untuk jabatan Perdana Menteri, menggantikan posisinya sebagai presiden. Meskipun mundur dari jabatan presiden, masa jabatan Vucic yang ke-dua sudah akan berakhir mendatang. Konstitusi Serbia mengharuskan pemilu baru dilaksanakan dalam tiga bulan setelah pengunduran diri presiden.
Perbedaan melibatkan jadwal pemilu: CNBC Indonesia melaporkan pemilu presiden harus diselesaikan dalam 90 hari dengan masa kampanye 30 hingga 60 hari, sementara SINDOnews menyatakan bahwa konstitusi mengharuskan pemilu baru dilaksanakan dalam tiga bulan setelah pengunduran diri presiden. Selain itu, CNBC Indonesia menyebutkan rencana pengunduran Vucic pada akhir Juni 2026 dan amnesti bagi 49 orang yang terlibat dalam aksi demonstrasi, yang tidak disebutkan oleh SINDOnews.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Presiden Akhirnya Mengundurkan Diri Usai Didemo Berkali-kali
28 September 2026 pukul 06.05 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Presiden Ini Tiba-tiba Mengundurkan Diri, Dipuji Pendukung di Luar Istana
28 September 2026 pukul 08.47 · Baca aslinya ↗