Produksi Batu Bara RI 423,71 Juta Ton hingga Juli 2026, Target RKAB 600 Juta Ton
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat total produksi batu bara nasional mencapai 423,71 juta ton hingga Juli 2026. Produksi bulanan pada 2026 turun sekitar 8 juta ton dibandingkan rata-rata produksi pada 2025. Dari total produksi tersebut, 63,82% dialokasikan untuk ekspor, 26,86% untuk kebutuhan domestik, dan 9,32% menjadi stok nasional. Pemerintah menetapkan target produksi batu bara nasional dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 sekitar 600 juta ton, yang lebih rendah dibandingkan realisasi produksi pada 2025 yang mencapai 817,48 juta ton. Penurunan ini sebesar 24% dibandingkan tahun sebelumnya.
Alokasi produksi hingga Juli 2026 menunjukkan perbedaan antar pelaporan. Media Indonesia melaporkan alokasi ekspor 63,82% (sekitar 270 juta ton), domestik 26,86% (sekitar 113 juta ton), dan stok 9,32% (sekitar 39 juta ton). CNBC Indonesia menyampaikan angka yang konsisten: 270 juta ton ekspor, 113 juta ton domestik, dan sekitar 39 juta ton stok. India dan China tetap menjadi pasar ekspor utama.
Target produksi 2026 diperkirakan mencapai 720-722 juta ton, lebih rendah dari 817 juta ton pada 2025. Meski produksi turun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) batu bara naik dari Rp 59 triliun pada Agustus 2025 menjadi Rp 66 triliun pada Agustus 2026, atau kenaikan Rp 7 triliun.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Media Indonesia
423,71 Juta Ton Batu Bara Dikeruk Hingga Juli 2026
10 September 2026 pukul 19.39 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
RI Sudah Produksi 423 Juta Ton Batu Bara Sampai Juli 2026
10 September 2026 pukul 20.10 · Baca aslinya ↗
RKAB Dipangkas, Produksi Batu Bara RI Turun 8 Juta Ton/Bulan di 2026
10 September 2026 pukul 20.45 · Baca aslinya ↗