Produksi Beras RI Turun 0,08% hingga Oktober 2026, Luas Panen Hampir Stabil
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Produksi beras nasional pada Januari-Oktober 2026 diperkirakan mencapai 31,41 juta ton, mengalami penurunan sebesar 0,08% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (31,44 juta ton). Penurunan ini sejalan dengan produksi padi dalam bentuk gabah kering giling (GKG) yang turun 0,08% menjadi 54,52 juta ton. Meskipun luas panen padi hampir tidak berubah (naik hanya 0,01% menjadi 10,31 juta hektare), produktivitas yang tidak meningkat menjadi faktor utama penurunan produksi.
Pada Juli 2026, luas panen padi turun 1,05% menjadi 0,93 juta hektare, dengan produksi padi mencapai 4,75 juta ton GKG (turun 1%). Produksi beras Juli 2026 setara dengan 2,74 juta ton, turun 0,99% dibandingkan Juli 2025. BPS memproyeksikan tekanan produksi akan berlanjut hingga Oktober 2026, dengan potensi luas panen Agustus-Oktober 2026 diperkirakan 3,07 juta hektare (turun 1,29%) dan produksi padi mencapai 16,18 juta ton GKG (turun 0,92%).
Data Survei KSA Juli 2026 menunjukkan 36,27% lahan pertanian dalam fase standing crop, dengan 15,78% berada pada fase generatif yang berpotensi dipanen pada Agustus 2026. Sentra produksi utama yang berkontribi meliputi Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Lampung, Aceh, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Luas Panen Tak Berubah-Produksi Beras RI Justru Turun, Sampai Kapan?
1 September 2026 pukul 13.07 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Produksi Beras Diprediksi 31,4 Juta Ton hingga Oktober
1 September 2026 pukul 14.01 · Baca aslinya ↗