Jakarta · Minggu, 4 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Program Gentengisasi Pemerintah Serahkan Ratusan Ribu Genteng, Tantai Kualitas dan SNI Jadi Fokus

Program Gentengisasi pemerintah, yang dipimpin Menteri Koperasi dan Pengusahaan Kecil (PKP) Maruarar Sirait, bertujuan untuk memberdayakan perajin genteng skala kecil dan UMKM di sentra produksi seperti Purwakarta dan Majalengka. Menurut laporan Kumparan, program ini telah menyerahkan 500.000 keping genteng menggunakan 125 truk pada awal Oktober, dengan target mencapai 2,4 juta keping pada November menggunakan 600 truk. Sementara itu, Warta Ekonomi melaporkan target yang berbeda, yaitu 500.000 genteng dari sentra Plered di Purwakarta, melibatkan 14 pengrajin lokal. Perbedaan ini mencerminkan pendekatan yang mungkin bersifat fase demi fase dalam implementasi program.

Menteri PKP menekankan bahwa proses pembinaan perajin membutuhkan kesabaran untuk meningkatkan kualitas produk agar bersaing dan memenuhi standar SNI. Dukungan pemerintah meliputi pembiayaan perbankan, peningkatan estetika, dan sertifikasi standar. Menurut Warta Ekonomi, dari 14 pengrajin di Plered, empat sudah memiliki sertifikat SNI, sementara 10 lainnya telah lolos uji keandalan. Kementerian juga menyiapkan sentra genteng di Majalengka dengan rencana pengiriman 2,4 juta genteng melibatkan 45 pengrajin pada November 2026.

Program ini diarahkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghidupkan kembali industri genteng dan mempromosikan penggunaan genteng sekaligus. Dampak ekonomi lokal diharapkan meluas tidak hanya kepada perajin, tetapi juga supir, dan UMKM terkait. Pemerintah daerah berencana mempercepat ekosistem supply dan demand untuk memastikan keterhubungan langsung antara produsen dan pemesan.

Menurut tiap media