Program Pembinaan UMKM oleh Pertamina Patra Niaga Fokus Storytelling
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pertamina Patra Niaga menggelar program pembinaan terhadap 66.000 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah operasionalnya. Program ini menggunakan strategi storytelling untuk meningkatkan nilai jual dan daya saing produk UMKM di pasar nasional maupun internasional, dengan tujuan menciptakan nilai tambah dan memperkuat identitas produk melalui narasi yang membedakan dari kompetitor.
Contoh UMKM yang mendapat pembinaan antara lain Narita Shibori, yang menghadirkan nilai sosial melalui sulaman oleh anak-anak berkebutuhan khusus, serta Dara Baro dari Aceh yang menampilkan produk daur ulang kain tradisional seperti batik, tenun, dan songket. Kedua UMKM ini dipamerkan dalam ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2026, sebagaimana dijelaskan oleh VP Community Involvement & Development Pertamina Patra Niaga, Dian Hapsari Firasati, yang menekankan bahwa konsumen kini lebih menghargai cerita, nilai budaya, dan dampak sosial di balik suatu produk.
Sebelum mengikuti pameran, UMKM binaan menjalani seleksi ketat yang mencakup legalitas, kapasitas produksi, kualitas kemasan, dan kemampuan presentasi. Program ini dilakukan melalui kolaborasi dengan mitra seperti APPMI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif. Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk memberdayakan masyarakat demi kemandirian dan ketangguhan ekonomi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
66 Ribu UMKM Jalani Pembinaan, Fokus Bangun Nilai Jual Lewat Storytelling
4 Agustus 2026 pukul 15.58 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Pertamina Patra Niaga Bina 66.000 UMKM, Fokus Branding dan Daya Saing
4 Agustus 2026 pukul 16.01 · Baca aslinya ↗