Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Program Vokasi Nasional 2026 Hadapi 4,8 Juta Penganggur Muda RI

Pemerintah RI meluncurkan Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch IV 2026 sebagai bagian dari stimulus ekonomi semester II 2026. Menurut Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, 67% dari total penganggur nasional berasal dari generasi muda, setara dengan sekitar 4,8 juta orang. Program ini menargetkan 340.000 peserta, dengan 70.000 melalui APBN dan 270.000 melalui stimulus ekonomi. Hingga Agustus 2026, 89.337 peserta telah mengikuti pelatihan, termasuk 12.128 peserta pada Batch IV. Fokus program meliputi sektor manufaktur, jasa, energi terbarukan, dan smart farming untuk menanggulangi mismatch antara tenaga kerja dan kebutuhan industri.

Investasi nasional hingga semester I-2026 mencapai Rp1.010,6 triliun, tumbuh 7,2% dibandingkan tahun sebelumnya. CNBC Indonesia melaporkan investasi ini setara dengan 7,2% year-over-year, sementara Detik.com menyatakan pertumbuhan yang sama namun menyebutkan realisasi hanya 49,5% dari target. Kedua sumber juga menyebutkan bahwa investasi ini berhasil menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru.

Program ini juga menekankan kesiapan tenaga kerja untuk sektor digital dan ekonomi hijau, seperti tenaga teknis panel surya dan smart farming, yang dibutuhkan seiring rencana pengembangan listrik tenaga surya hingga 100 GW. Tingkat Penganggur Terbuka (TPT) nasional turun ke 4,65%, namun proporsi penganggur muda yang tinggi menunjukkan tantangan kesempatan kerja yang masih perlu diatasi.

Menurut tiap media