Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2027 Dibahas dalam Uji Kelayakan dan Rencana Stabilitas

Beberapa sumber melaporkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 dengan angka yang berbeda. Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan PDB mencapai 5,1-5,9 persen, sementara kementerian menyebutkan proyeksi 6 persen. Aida S. Budiman, calon deputi gubernur BI, menyampaikan dalam uji kelayakan di DPR bahwa pertumbuhan di atas 7 persen diperlukan untuk mencapai target negara maju pada 2045, bagian dari skenario super optimis yang membutuhkan pendapatan per kapita di atas Rp21.000 pada 2045. Ia menekankan transformasi struktural melalui industrialisasi, peningkatan produktivitas, akses modal, dan keterampilan tenaga kerja.

Aida juga mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan dari dalam dan luar negeri, seperti ketegangan geopolitik dan ketidakpastian global. Oleh karena itu, penting untuk memperkuat perekonomian domestik melalui stabilitas, industrialisasi, dan pemerataan. Bauran kebijasan nasional dan Bank Indonesia perlu disesuaikan dengan dinamika yang ada, mencakup stabilitas, transformasi sektoral, pembiayaan, digitalisasi, dan kerja sama internasional.

Menteri PPN Rachmat Pambudy menyatakan bahwa Indonesia terjebak middle income trap selama 33 tahun sejak keluar dari kategori pendapatan rendah pada 1993. Strategi pemerintah meliputi penguatan produktivitas, peningkatan investasi, dan percepatan industrialisasi melalui RKP 2027 dengan target 2029. Sementara itu, M. Anwar Bashori, calon deputi gubernur BI lainnya, menekankan kepercayaan sebagai modal pertumbuhan ekonomi untuk menarik investasi asing, dengan tiga strategi: memusatkan pembangunan di daerah, memperkuat UMKM melalui keterhubungan global, dan mengembangkan ekonomi syariah.

Menurut tiap media