Pupuk Kaltim Integrasikan Agroenergi di Magetan, Dapat Penghargaan Emas
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mengembangkan program Pengembangan Kawasan Terpadu Berbasis Integrasi Sistem Agroenergi (PKT BISA) di Desa Kepuhrejo, Magetan, sejak 2021. Program ini menggabungkan pertanian, peternakan, perikanan, pengelolaan limbak, energi terbarukan, UMKM, dan kelompok perempuan dalam satu sistem berkelanjutan. Limbak peternakan dan perikanan diubah menjadi biogas untuk mendukung pengeringan hasil pertanian, produksi UMKM, dan kebutuhan energi rumah tangga. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat, menciptakan nilai tambah dari potensi lokal, dan membangun sistem pasca-intervensi yang berkelanjutan.
Pada tahun 2025, program ini mencatatkan hasil panen 70 ton padi (10 ha), 5 ton kacang tanah (1,1 ha), dan 81 ton jagung (8 ha), dengan peningkatan intensitas panen empat kali lipat di Babadan. Program ini juga meraih predikat Gold dalam CSR & PDB Awards 2026 dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah, dan Transmigrasi (Kemendes PDT). Proyeksi pengembangan lebih lanjut mengarahkan area ini menjadi pusat agroedukasi terpadu.
Dua sumber melaporkan pencapaian serupa namun dengan fokus yang berbeda. SINDOnews menekankan pada dampak sosial dan keberlanjutan, sementara Warta Ekonomi lebih menonjolkan data produktivitas dan proyeksi pengembangan. Kedua laporan setuju bahwa program ini mengintegrasikan enam sektor ekonomi desa dan mendapatkan penghargaan bergengsi dari pemerintah.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
Program Agroenergi Pupuk Kaltim Dorong Produktivitas Petani di Magetan
30 September 2026 pukul 20.18 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Ekonomi Desa Digenjot, Pupuk Kaltim Integrasikan Pertanian, Peternakan hingga Energi
30 September 2026 pukul 20.30 · Baca aslinya ↗