Purbaya: RAPBN 2027 Fokus Tingkatkan Pendapatan, Tekan Utang Tanpa Kenaikan Pajak
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kebijakan RAPBN 2027 akan dijaga prudent dan berkelanjutan melalui peningkatan pendapatan, belanja efisien, dan pembiayaan inovatif. Pemerintah menargetkan pendapatan negara mencapai Rp3.426 triliun pada 2027, dengan proporsi pajak Rp2.908 triliun dan PNBP Rp517,4 triliun. Strategi yang dicanangkan mencakup reformasi perpajakan, peningkatan kepatuhan melalui teknologi, penguatan coretax, dan optimalisasi sumber daya alam.
Purbaya menekankan bahwa pengelolaan utang negara tidak hanya mengandalkan pengendalian rasio utang dan defisit anggaran, tetapi terutama pada peningkatan penerimaan negara. Upaya ini dilakukan tanpa menaikkan tarif pajak, melainkan dengan menutup celah kebocoran dan memberantas kecurangan yang mengurangi potensi penerimaan.
Terdapat perbedaan dalam pelaporan rasio pajak terhadap PDB. ANTARA News menyebutkan tax ratio sebesar 12,23% PDB, sementara CNBC Indonesia melaporkan angka 10,38% GDB. Kedua sumber sejalan pada target defisit sebesar 2,4% GDB, yang diproyeksikan mencapai Rp671,2 triliun menurut CNBC, sementara ANTARA menyebutkan belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
Purbaya pastikan jaga RAPBN 2027 tetap prudent dan berkelanjutan
27 Agustus 2026 pukul 21.37 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Purbaya Beberkan Strategi RI Tekan Utang, Tanpa Naikkan Pajak
28 Agustus 2026 pukul 07.25 · Baca aslinya ↗