Purbaya: Target Pajak Naik, Kaji Pajak Perhiasan dan E-Commerce
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah menargetkan peningkatan penerimaan negara melalui pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, didampingi perbaikan sistem perpajakan. Purbaya menjelaskan bahwa laju pertumbuhan ekonomi secara otomatis akan mendorong kenaikan penerimaan pajak, sementara pemerintah juga mengoptimalkan sistem Coretax, mengembangkan perangkat lunak baru, dan menata ulang personel perpajakan agar proses pemungutan lebih efektif.
Sebagai bagian dari langkah ini, pemerintah sedang mengkaji kemungkinan pemungutan pajak atas sektor perhiasan. Namun, mekanisme, kriteria barang, dan besaran tarifnya masih dalam tahap studi dan belum ditetapkan secara resmi. Pembahasan lebih lanjut akan dilakukan bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Di sisi lain, pemerintah juga mempertimbangkan penerapan pajak pada sektor e-commerce. Liputan6.com melaporkan bahwa kebijaran ini kemungkinan baru akan dilaksanakan pada tahun depan setelah kondisi perekonomian dinilai sudah lebih stabil, sementara kumparan menyebutkan bahwa pembahasan kemungkinan baru dilakukan pada tahun 2027 saat kondisi ekonomi diperkirakan sudah lebih baik. Purbaya belum memberikan rincian mengenai potensi pajak e-commerce.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Tambah Penerimaan Negara, Purbaya Lirik Pajak Perhiasan dan E-Commerce
18 Agustus 2026 pukul 20.00 · Baca aslinya ↗
kumparan
Target Penerimaan Pajak Tahun Depan Naik, Purbaya Komitmen Perbaiki Sistem
18 Agustus 2026 pukul 20.36 · Baca aslinya ↗