Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

PWI dan OJK Perkuat Ekosistem Modal Ventura untuk Dukung UMKM dan Startup

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir meminta dukungan Otoritas Jas Keuangan (OJK) untuk mengembangkan ekosistem bisnis modal ventura di Indonesia. Dalam talkshow jurnalistik bertema literasi keuangan, ia menekankan bahwa banyak startup lokal masih kesulitan dalam hal permodalan, sehingga perlu adanya dukungan regulasi dan tata kelola dari OJK agar modal ventura dapat memperkuat jaringan dan ekosistem bisnisnya. Munir juga menyatakan bahwa industri modal ventura berpotensi mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara berkelanjutan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan modal ventura mencapai Rp16,28 triliun per Juni 2026, mengalami kontraksi 0,48 persen year on year (yoy). Total aset industri modal ventura mencapai Rp27,56 triliun, tumbuh 1,32 persen dari tahun sebelumnya. Secara profitabilitas, industri ini mencatatkan laba sebesar Rp327,62 miliar dengan rasio BOPO sebesar 94,7 persen. Kepala Direktorat Pengawasan Perusahaan Modal Ventura dan Lembaga Keuangan Khusus OJK, Aulia Fadly, menjelaskan bahwa perusahaan modal ventura yang sudah memiliki izin dan terdaftar berada di bawah pengawasan langsung OJK, mulai dari tahap uji kelayakan hingga penelusuran latar belakang.

Pakar kebijikan ekonomi makro YB Suhartoko menekankan perlunya pengawasan yang juga mencakup Perusahaan Pasawan Usaha (PPU) yang menerima investasi. Ia menyarankan agar pendampingan terhadap PPU dilakukan lebih kuat oleh OJK, mengingat posisi PPU yang relatif lemah dalam perundingan dengan perusahaan modal ventura. Pengawasan dilakukan secara langsung maupun tidak langsung, termasuk pemeriksaan dan tindak lanjut, sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 49 Tahun 2024.

Menurut tiap media