Jakarta · Jumat, 25 September 2026Cari
WargaKonoha

QRIS Dipakai 67 Juta Orang, Transaksi Naik 67% pada Agustus 2026

Bank Indonesia (BI) melaporkan sekitar 67 juta orang atau sekitar 25% penduduk Indonesia telah menggunakan QRIS, menandakan adopsi yang pesat di kalangan masyarakat. CNBC Indonesia menyebutkan angka ini setara dengan 1 dari 4 penduduk, sementara Liputan6.com menambahkan bahwa transaksi QRIS tumbuh 67,2% secara tahunan pada Agustus 2026. Kedua sumber menyebutkan lonjakan ini didorong oleh preferensi masyarakat terhadap pembayaran digital untuk transaksi ritel sehari-hari, terutama di pasar tradisional.

Adopsi QRIS semakin luas, mulai dari pusat perbelanjaan hingga pasar tradisional, di mana konsumen lebih nyaman membayar dengan QRIS dibandingkan uang tunai. Liputan6.com mencatat bahwa secara keseluruhan, volume transaksi pembayaran digital mencapai 6,11 miliar transaksi (40,36% yoy), didukung pertumbuhan internet banking 15,12% dan mobile banking 47,08%. Meski demikian, BI tetap menyediakan uang tunai sebagai bagian penting sistem pembayaran nasional, terutama di daerah terdepan, terluar, dan terpencil yang belum terjangkau infrastruktur digital.

Menurut tiap media