Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rangkaian Gempa Susulan di NTT Setelah Gempa M 7,7, BMKG Catat Ribuan Sampai 1.598

Wilayah Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) diguncang rangkaian gempa bumi susulan pada Senin (17/8/2026) dini hari, menyusul gempa utama berkekuatan M 7,7 yang terjadi pada Sabtu sebelumnya. Berdasarkan laporan BMKG, gempa susulan terkuat tercatat bermagnitudo 5,0 pada pukul 00.26 WIB, dengan pusat gempa di 75 km timur laut Ruteng pada kedalaman 10 km. Beberapa menit kemudian, gempa susulan berlanjut dengan magnitudo antara M 3,2 hingga M 4,5, hingga terakhir tercatat pukul 01.57 WIB dengan magnitudo M 4,1. Seluruh peristiwa ini tercatat sebagai gempa kedalaman dangkal.

BMKG mencatat sebanyak 1.598 gempa susulan di NTT hingga Senin pukul 07.00 WIB. Gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,2, sementara terkecilnya hanya 1,3. Dari total gempa susulan tersebut, sekitar 54 terasa oleh masyarakat. BMKG masih memantau aktivitas gempa untuk menilai pola penurunannya, dengan perkiraan aktivitas akan merunduk dalam dua hingga tiga minggu ke depan. Setelah menurun, langkah seperti perbaikan bangunan atau retrofitting dapat dilakukan jika diperlukan.

BMKG telah menerjunkan tim ke wilayah terdampak, dengan tiga Unit Pelaksana Teknis di Pulau Flores dan dua pos di kawasan tersebut. Petugas BMKG sudah berada di lokasi saat gempa terjadi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta tim pencarian dan pertolongan untuk tindakan penyelamatan.

Menurut tiap media