Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Rano Karno Kenang Guruh Soekarnoputra sebagai Maestro Budaya di Pemakaman Jakarta

Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta, mengenang Guruh Soekarnoputra sebagai seniman besar dan maestro budaya Indonesia dalam sambutan pemakaman di TPU Karet Bivak, Jakarta. Guruh, putra Soekarno dan Fatmawati, dikatakan tidak hidup hanya di bawah bayangan nama orang tua, tetapi menciptakan jalannya sendiri lewat seni dan kebudayaan. Rano menekankan kecintaannya kepada Indonesia melalui karya seperti 'Melati Suci' dan 'Untukmu, Indonesiaku', serta peran sebagai Marhaenis yang selalu menekankan keberpihakan kepada rakyat.

Menurut Rano, Guruh mencintai Indonesia dengan cara indah melalui musik dan seni. Ia menyanyikan lagu 'Melati Suci' yang penuh kelembutan dan 'Untukmu Indonesiaku' sebagai ungkapan kasih sayang kepada Tanah Air. Guruh juga dikenal sebagai pejuang partai yang menganut nilai Pancasila dan Bung Karno, serta mendoakan kelompok masyarakat kecil.

Setelah pemakaman, seluruh pengurus PDI Perjuangan mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari sebagai penghormatan. Detik.com menyebut penghormatan ini sebagai 'penghormatan dengan mengibarkan bendera setengah tiang tujuh hari', sementara CNN Indonesia menyebutnya sebagai 'seluruh pengurus PDIP mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari'. Perbedaan ini hanya pada penekanan: Detik merujuk pada tindakan secara umum, sementara CNN menekankan pada pengurus PDIP secara khusus.

Menurut tiap media