Ratusan Santri Keracunan Usai Makan MBG di Sidoarjo, Gus Kikin Serukan Evaluasi SOP Keamanan Pangan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Ratusan santri di Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Menanggapi insiden ini, Ketua Umum PBNU, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) keamanan pangan bagi seluruh pihak pelaksana program. Gus Kikin menyerahkan penyelidikan penyebab pasti keracunan kepada pihak berwenang karena menyangkut persoalan teknis. Ia mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap distribusi dan penyediaan makanan guna mencegah kejadian serupa. Meski demikian, ia menegaskan bahwa aktivitas pendidikan di pesantren harus tetap berjalan dengan peningkatan pengawasan keamanan pangan.
Tujuh santri masih dirawat inap di tiga rumah sakit (RSI Siti Hajar 5, RS Arafah Anwar 1, RS Rahman Rahim 1) setelah keracunan massal akibat makanan MBG di Pondok Pesantren Manba'ul Hikam, Sidoarjo. Dari 117 korban yang pernah dirawat, mayoritas sudah dinyatakan pulang setelah penanganan darurat. Sampel makanan positif tiga bakteri: Bacillus cereus, Staphylococcus aureus, dan E. coli. Kepala BGN menyadari kelalaian petugas SPPG, sementara Bupati Sidoarjo membenarkan adanya 31 SPPG tidak berizin. Pemerintah provinsi dan Dinas Kesehatan Sidoarjo memprioritaskan penanganan medis 448 korban.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Ratusan Santri Keracunan Usai Makan MBG, Ketum PBNU Gus Kikin Buka Suara
10 September 2026 pukul 16.54 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Sejumlah Santri Keracunan Massal masih Menjalani Perawatan di Rumah Sakit
10 September 2026 pukul 17.00 · Baca aslinya ↗