Ratusan Warga Jakarta Pengaduan Data Desil Tidak Akurat, Dampak Buntut pada Bantuan Sosial
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Ratusan warga Jakarta mengadukan pendataan desil yang tidak tepat melalui Posko Pengaduan Desil di DPP Pospera, Cipinang. Mereka termasuk ibu rumah tangga, pengamen, pekerja harian lepas, lansia, disabilitas, dan pengemudi ojek online. Banyak warga seperti Ros dari Rusun Penggilingan mengaku pernah terdata sebagai desil 5-8 namun kondisi ekonominya tidak mendukung. Akibatnya, mereka tidak bisa memperpanjang Program Kartu Jakarta Pintar (KJP). Inisiator Mustar Bona Ventura Manurung menyatakan terjadi kesalahan negara dalam mendata tempat tinggal, pekerjaan, dan kesehatan warga, sehingga kategori desil yang diterapkan tidak sesuai. Banyak warga mengadu tidak mendapat Program Indonesia Pintar (PIP) dan KJP karena terbentur desil yang tidak akurat. Mustar menegaskan bahwa desil menjadi 'musuh rakyat kecil' karena kategori ini sering menyulap warga yang sebenarnya miskin menjadi terlihat kaya, dan sebaliknya. Posko Pengaduan Desil akan dibuka secara luas untuk membantu warga yang terdampak.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
Mengadu ke Pospera, Ratusan Warga Jakarta Minta Turunkan Desil
20 September 2026 pukul 16.33 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Buka Posko Pengaduan Desil, Pospera Temukan Warga Miskin Tak Dapat PKH dan KJP
20 September 2026 pukul 17.11 · Baca aslinya ↗