Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rencana Dividen Danantara ke Cadangan APBN Masih Dibahas untuk Potong Utang

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa skema pengalihan sebagian dividen BUMN dari Danantara ke cadangan APBN masih dalam pembahasan dengan beberapa pihak, termasuk Menteri Investasi dan Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani. Target keputusan final diproses pada tahun 2026. Kebijakan ini diinisiasi oleh Presiden Prabowo untuk membantu mengurangi utang negara.

Perbedaan angka tercatat dalam liputan media. Liputan6.com menyebutkan utang negara mencapai Rp 10.293,69 triliun per Juni 2026 atau 41,26% dari PDB. Sementara, Warta Ekonomi mencatat bahwa PNBP diproyeksikan terkontraksi 10% menjadi Rp517,4 triliun. Dana tersebut saat ini masuk via Danantara setelah amendemen UU BUMN, tetapi belum termasuk dalam PNBP untuk tahun anggaran 2027.

Skema ini belum dimasukkan ke dalam RAPBN 2027 karena alasan kontraksi PNBP. Presiden Prabowo menginginkan sebagian keuntungan Danantara menjadi cadangan APBN, namun belum ditentukan kapan alokasinya dan apakah akan dicatat sebagai PNBP melalui pos kekayaan negara yang dipisahkan. Beberapa dana sudah siap, menunggu instruksi presiden untuk diterapkan.

Menurut tiap media