Rencana Pembatasan Pertalite untuk Desil 9-10 Masih dalam Tahap Kajian
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan rencana pembatasan pembelian Pertalite untuk kelompok masyarakat desil 9 dan 10 masih dalam tahap kajian. Distribusi Pertalite saat ini masih berjalan sesuai aturan. Bus dan truk mendapat kuota 200 liter per hari. Batas 50 liter per hari disebut berbeda-beda, yaitu untuk kendaraan biasa, kendaraan roda empat, atau kendaraan umum. Hingga keputusan resmi diterbitkan, penyaluran subsidi mengikuti mekanisme saat ini.
Pembatasan bertujuan agar subsidi BBM tidak diberikan kepada masyarakat mampu dan tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, karena desil 9-10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan tinggi. Bahlil menekankan Pertalite hanya untuk masyarakat berhak subsidi, sementara yang mampu harus menggunakan BBM nonsubsidi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pengendalian subsidi BBM dapat dilakukan dengan membatasi pembelian Pertalite bagi yang masuk desil 9 dan 10, dengan sistem yang dimiliki Pertamina.
Terdapat perbedaan soal waktu pelaksanaan. Satu sumber menyebut pemerintah berencana menerapkan pembatasan pada akhir tahun 2026 atau awal 2027 setelah proses kajian selesai. Sumber lain menyebut pemerintah belum menetapkan waktu pelaksanaan, sebelumnya diproyeksikan mulai akhir 2026 atau awal 2027.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Bahlil Batasi Pertalite untuk Desil 9-10: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat!
19 Agustus 2026 pukul 13.50 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
Bahlil tegaskan rencana pembatasan Pertalite masih dalam kajian
19 Agustus 2026 pukul 13.56 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Bahlil: Pembatasan Pertalite bagi Desil 9-10 Masih dalam Kajian
19 Agustus 2026 pukul 16.41 · Baca aslinya ↗