Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rotasi dan Mutasi Jabatan Kapolri meliputi 4 Wakapolda serta 344 Personel

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi empat jabatan Wakapolda melalui surat telegram ST/1877/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026. Rotasi meliputi Wakapolda Riau (Brigjen Simson Zet Ringu menggantikan Brigjen Hengki Haryadi), Wakapolda Gorontalo (Kombes Dedy Suhartono menggantikan Simson), Wakapolda Maluku Utara (Brigjen Slamet Hadiyadi menggantikan Brigjen Stephen Maleachi Napiun), dan Wakapolda Sulawesi Utara (Brigjen Susetio Cahyadi menggantikan Brigjen Awi Setiyono yang dimutasi ke Widyaiswara Kepolisian Utama). Dengan demikian, empat Wakapolda mengalami pergantian, dengan satu yang beralih ke posisi lain.

Selain rotasi jabatan, Kapolri juga melakukan mutasi terhadap 424 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Polri. Dari keseluruhan personel yang dimutasi, sebanyak 344 personel mendapatkan promosi atau penempatan jabatan baru, sementara sisanya menyelesaikan pendidikan, berangkat pendidikan, atau memasuki masa pensiun. Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyatakan bahwa penempatan personel pada jabatan baru dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, dan pengalaman yang dimiliki.

Salah satu perubahan jabatan strategis terjadi pada posisi Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops). Irjen Roycke Harry Langie, yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara, dipercaya mengemban jabatan sebagai Astamaops Kapolri. Ia menggantikan Komjen Muhammad Fadil Imran yang dimutasikan sebagai Pati Stamaops Polri dalam rangka pensiun. Sehingga, Astamaops Kapolri mengalami pergantian, dengan Kapolda Sulawesi Utara yang beralih ke posisi pusat.

Menurut tiap media