Rupiah melemah tipis ke Rp17.725 per dolar AS, analis sebutkan faktor eksternal dan tunggu data AS
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Rupiah melemah tipis pada perdagangan Rabu (26/8/2026), bertutup di level Rp17.725 per dolar AS, turun 0,01 persen atau 2 poin dari perdagangan sebelumnya. Data JISDOR BI juga mencerminkan tekanan serupa dengan rupiah berada di Rp17.717 per dolar AS. Pelemahan ini terjadi di tengah pergerakan bervariasi mata uang Asia, termasuk penguatan yuan China sebesar 0,01 persen dan penurunan ringgit Malaysia 0,46 persen, sementara indeks dolar AS relatif datar seiring investor menunggu data inflasi PCE dan PDB AS.
Analis menyampaikan penjelasan yang berbeda mengenai faktor pemicu. CNN Indonesia mengutip analis Lukman Leong yang menekankan sikap wait and see investor menunggu aksi demonstrasi besar-besaran di Jakarta pada Kamis (27/8). Sementara SINDOnews mengutip analis Ibrahim Assuaibi yang menyatakan sentimen negatif bersumber dari faktor eksternal, khususnya laporan media Rusia mengenai kemungkinan kesepakatan gencatan senjata AS-Iran yang meliputi kebebasan navigasi di Selat Hormuz, dengan Pakistan sebagai mediator regional.
Kedua sumber menyampaikan ekspektasi yang sama mengenai faktor pendukung keputusan kebijakan moneter, yaitu laporan inflasi PCE AS dan pidato pertama Jerome Powell di simposium Jackson Hole yang dijadwalkan dalam beberapa hari ke depan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.725 per Dolar AS Sore Ini
26 Agustus 2026 pukul 15.45 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Rupiah Hari Ini Jatuh ke Rp17.725 per Dolar AS, Analis Beberkan Apa Saja Pemicunya
26 Agustus 2026 pukul 18.16 · Baca aslinya ↗