Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Meletup, Dolar AS Menguat di Bawah Rp18.000

Rupiah menutup perdagangan Senin (28/9) pada level Rp17.798 per USD, melemah 75 poin atau 0,42 persen. Penurunan dipicu oleh kombinasi faktor internal seperti permintaan dolar dari importir, arus keluar dana asing, serta faktor eksternal yaitu penguatan indeks dolar AS dan kenaikan harga minyak dunia. Rupiah bergerak sesuai mayoritas mata uang Asia yang melemah, seperti peso Filipina, ringgit Malaysia, dan won Korea Selatan, meskipun yuan China dan dolar Hong Kong tetap stabil. Di sisi lain, yen Jepang dan poundsterling Inggris menguat.

Dolar AS sempat menembus level Rp18.000 pada pembukaan perdagangan Selasa (29/9/2026), berdasarkan data Bloomberg. Namun, terdapat perbedaan nilai riil antara kedua media: CNN Indonesia menyebut penutupan Senin pada Rp17.978, sementara Detik.com menyebut Rp17.979. Selain itu, Detik.com melaporkan kenaikan tahunan dolar AS antara 7,81% dan 7,85% tergantung sumber data.

Menurut tiap media