Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Rusia Peringatkan NATO Terkait Peningkatan Aktivitas Militer di Kaliningrad

Moskow memperingatkan bahwa peningkatan latihan dan aktivitas militer NATO di dekat eksklave Kaliningrad meningkatkan risiko konflik bersenjata langsung. Kedutaan Besar Rusia di Belgia menyatakan tekad melindungi wilayah tersebut dengan seluruh senjata yang tersedia. Peringatan ini merespons pernyataan Menteri Luar Negeri Polandia, Radoslaw Sikorski, yang menyebut hampir tidak ada pasukan di Kaliningrad dan mendesak NATO meningkatkan postur militernya di perbatasan Rusia.

Juru bicara NATO, Allison Hart, mengonfirmasi penerimaan pesan Rusia namun mengecam retorika tidak bertanggung jawab, termasuk ancaman penggunaan kekuatan nuklir. Pejabat Barat menilai pernyataan Rusia sebagai pemerasan, sementara kebijakan pembagian senjata nuklir NATO dianggap pilar pertahanan kolektif. Terdapat perbedaan detail informasi antar media; CNBC Indonesia menambahkan pernyataan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov bahwa konflik langsung akan berlangsung singkat, serta klaim Kedutaan Besar Rusia di Irlandia mengenai kesiapan penggunaan senjata nuklir jika NATO memblokade Kaliningrad.

Menurut tiap media