Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Pakistan Serang Udara ke Afghanistan, Korban Sipil dan Militer Bergelagat

Serangan udara Pakistan ke Afghanistan pada 30 September 2026 memicu perbedaan klaim korban. Pemerintah Pakistan mengklaim 22 pejuang TTP tewas, sementara pihak Afghanistan dan Taliban melaporkan 9 hingga 10 warga sipil tewas, termasuk perempuan dan anak-anak, dengan 11 luka dan tiga rumah hancur di Provinsi Kunar dan Helmand. Korban tidak dapat diverifikasi secara independen.

Serangan ini merupakan insiden ketiga dalam dua minggu terakhir, menandakan eskalasi setelah tiga bulan ketenangan. Motif dilaporkan sebagai respons atas peningkatan serangan TTP di wilayah perbatasan. Pekan sebelumnya, serangan serupa di Kandahar diduga menewaskan empat warga sipil. Islamabad menuduh TTP bersembunyi dan melakukan serangan di dalam wilayahnya, termasuk serangan pada fasilitas kepolisian yang menyebabkan 24 kematian.

Afghanistan membantah memberi perlindungan kepada TTP dan menyebut serangan sebagai pelanggaran kedaulatan serta prinsip humaniter. Taliban menegaskan bertindak dalam pembelaan diri. Misi PBB mencatat lebih dari 1.100 korban sipil di Afghanistan tahun 2026 akibat kekerasan lintas perbatasan. Upaya diplomasi untuk menyelesaikan konflik telah gagal hingga kini.

Menurut tiap media