Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

ShinyHunters Klaim Retas FBI, Curi Data Agen dan Pelamar Kerja

Geng hacker ShinyHunters mengklaim telah membobol sistem FBI dan mencuri data pribadi hampir semua agen aktif, pensiunan, serta pelamar kerja. Data yang dicuri mencakup nama, alamat rumah, nomor telepon, Nomor Jaminan Sosial, penugasan, dan nama keluarga. ShinyHunters membagikan screenshot situs FBIjobs.gov yang diklaim diretas serta sampel 5.000 data untuk membuktikan klaim. Reuters dapat memverifikasi sebagian data dengan mencocokkan SSN dengan catatan biro kredit dan kebocoran sebelumnya, termasuk data pada Direktur FBI Kash Patel. FBI mengonfirmasi sedang menyelidiki klaim tersebut.

Aksi peretasan diklaim tidak bermotif finansial, melainkan balasan atas laporan FBI yang mengidentifikasi ShinyHunters. Geng ini sebelumnya terlibat peretasan Rockstar Games, Canvas, serta upaya penyalahgunaan AI di Anthropic. ShinyHunters memberikan batas waktu satu minggu kepada FBI untuk memperbaiki atau menghapus peringatan tentang aktivitas mereka.

Perbedaan antara media: Kumparan menyebut 'seluruh agen' sementara Kumparan lain menyebut 'hampir semua agen'. Liputan6.com menyebut data medis dan nama pasangan sebagai bagian tambahan dari data yang dicuri, yang tidak disebutkan oleh media lain. Liputan6.com juga menyatakan bahwa FBI belum memastikan seluruh klaim tersebut.

Menurut tiap media