Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

SKB dan Sekolah Rakyat Dukung Anak Putus Sekolah, Wamensos Tekankan Kolaborasi

Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Sekolah Rakyat menjadi ruang bagi anak-anak putus sekolah, belum sekolah, atau belum memperoleh kesempatan belajar untuk kembali mendapatkan pendidikan. SKB diselenggarakan sebagai kolaborasi Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sementun Sekolah Rakyat ditujukan untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi dengan menyasar anak-anak dari keluarga miskin, khususnya kelompok desil satu dan dua. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, pemerintah daerah, dan para pendamping, untuk menjangkau anak-anak yang belum memperoleih kesempatan pendidikan.

Berdasarkan data BPS, sekitar 4,1 juta anak masih tidak sekolah, tidak sekolah, atau putus sekolah, dengan 76% orang tua mengaku tidak dapat menyekolahkan anak karena faktor ekonomi. Agus Jabo menyatakan pendidikan sebagai salah satu jalan untuk mengentaskan kemiskinan. Di Sentra Handayani, Jakarta, 50 anak putus sekolah mengikuti SKB dengan program Pendidikan Kesetaraan Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA) yang terbuka untuk semua usia dengan sistem pembelajaran fleksibel dan inklusif. Agus Jabo menegaskan bahwa 50 siswa di Sentra Handayani hanyatau titik awal dan berharap SKB dapat diperluas di wilayah dengan banyak anak tidak sekolah.

Di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Wamensos meminta Pemkab Buol menyelesaikan kesiapan administrasi dan lahan sebesar 9 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat Permanen. Bupati Buol menyampaikan bahwa lahan yang diusulkan masih membutuhkan penyempurnaan bidang melalui negosiasi dengan pemilik lahan, dengan pembelian lahan dilakukan melalui anggaran perubahan dan diproyeksikan selesai dalam satu minggu. Agus menekankan pentingnya penyelesaian administrasi agar proyek dapat segera dilaksanakan, mengingat kesiapan lokasi dan anggaran menjadi pertimbangan utama.

Menurut tiap media