Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Spanduk Penolakan Safari Jokowi di Tangerang, PSI Buka Suara

Sejumlah spanduk penolakan terhadap rencana kedatangan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Kabupaten Tangerang, Banten, ditemukan terpasang di beberapa titik strategis seperti Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa, dan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Spanduk-spanduk tersebut menampilkan foto Jokowi dengan simbol larangan serta tulisan penolakan, dengan salah satu narasi yang menyatakan penolakan terhadap "safari politik Jokowi yang berkedok safari budaya" atau "Banten menolak safari politik Jokowi yang berkedok safari budaya". Beberapa organisasi masyarakat seperti Gerakan Merebut Kembali Kedaulatan Rakyat (GMKR) Banten, Forum Purnawirawan Prajurit (FPP) TNI, Koalisi Rakyat Banten, dan Tim Pemburu Ijazah Palsu tercantum pada spanduk tersebut.

Menurut seorang juru parkir lokal, yang diidentifikasi sebagai Marko Andrian oleh Warta Ekonomi, spanduk-spanduk tersebut telah terpasang sejak sekitar empat hari sebelumnya tanpa pengetahuannya. Juru parkir lain yang dikutip oleh CNN Indonesia tidak memberikan identitas lengkapnya dan juga menyatakan tidak mengetahui pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan tersebut.

Sekretaris DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Banten, Andreas Arie, menyatakan bahwa kemunculan spanduk penolakan merupakan bagian dari dinamika politik yang wajar. Ia menegaskan bahwa kunjungan Jokowi ke Banten merupakan bagian dari safari budaya, bukan safari politik terkait Pemilu 2029. Andreas membenarkan rencana kunjungan tersebut namun belum dapat memastikan jadwalnya. Ia juga meminta kader dan simpatisan PSI untuk tetap tenang dan tidak terpancing menghadapi spanduk penolakan. Andreas menegaskan bahwa kunjungan Jokowi adalah bentuk penghargaan dan penghormatan terhadap budaya setempat, dan menyatakan tidak ingin berspekulasi mengenai pihak yang memasang spanduk penolakan tersebut.

Menurut tiap media