Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Indonesia Amankan Stok BBM vs Konflik Timur Tengah, Harga Kompetitif di ASEAN

Indonesia mengalami penurunan 25% sumber impor minyak mentah akibat konflik di Timur Tengah. Untuk mengantisipasi hal ini, Kementerian ESDM mengubah strategi pengadaan dari lelang PT Pertamina ke sistem 'hunting' dengan memilih pasokan langsung dari Amerika Serikat, Angola, Afrika, dan Amerika Latin. Stok BBM nasional tetap terjaga dalam kisaran 18-20 hari dengan harga bersubsidi dipertahankan.

Harga BBM dan avtur di Indonesia dinilai kompetitif dibandingkan 12 negara di ASEAN dan Asia. Berdasarkan data September 2026, RON 92 Indonesia Rp15.950/liter lebih murah daripada Thailand (Rp21.213), Filipina (Rp21.014), dan Singapura (Rp48.514). RON 95 mencapai Rp19.150/liter, juga lebih rendah dari Singapura (Rp47.985) dan Australia (Rp29.534). Avtur Indonesia Rp20.190/liter lebih murah dari Singapura (Rp42.802) dan Malaysia (Rp46.006).

Konflik geopolitik di Timur Tengah yang dimulai Februari 2026 berdampak pada kenaikan harga BBM dan avtur sektor internasional. Meskipun demikian, Indonesia tetap menempati posisi termurah untuk RON 92, 95, 97, 98 serta diesel berada peringkat keempat termurah setelah India, Pakistan, dan Malaysia.

Menurut tiap media