Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Stimulus Ekonomi Q4 2026: Bantuan untuk Daya Beli, Ketenagakerjaan, dan Sektor Perumahan

Pemerintah meluncurkan stimulus ekonomi Q4 2026 sebesar Rp31 triliun dari APBN 2026 untuk melindungi daya beli, memperluas lapangan kerja, dan menjaga keberlanjutan usaha. Program ini mencakup pembukaan rekening bank bagi warga usia 17+ tahun (desil 1-4), serta penyaluran bantuan beras 10 kg/bulan senilai Rp17,5 triliun kepada 33,2 juta keluarga (ANTARA News) atau 33,244,408 KPM (CNBC Indonesia) selama Oktober–Desember 2026. Alokasi hampir Rp12 triliun diberikan untuk Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp300 ribu/bulan selama tiga bulan bagi 13,3 juta pekerja. Pengurangan PPh Pasal 21 diperluas ke 7,5 juta pekerja dengan penghasilan di bawah Rp10 juta/bulan. Di 2027, program dilanjutkan dengan magang 150 ribu peserta dan pelatihan vokasi 300 ribu orang. Dukungan sektor perumahan meliputi perpanjangan PPN DTP hingga 2027 untuk rumah sampai Rp2 miliar, KPR bersubsidi bunga 6% bagi penghasilan Rp17 juta untuk rumah hingga Rp500 juta. Di industri perhiasan, standar PPN baru untuk logam mulia 99,9% disusun.

Menurut tiap media