Jakarta · Minggu, 20 September 2026Cari
WargaKonoha

Suahasil Nazara dilantik jadi Menteri Keuangan, pasar dan APBN jadi fokus

Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pengganti Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin, 14 September 2026, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026. Menurut Prof. Edi Sugiono dari FEB UNAS, reaksi pasar dapat menjadi indikator penting untuk menilai keberhasilan pergantian Menteri Keuangan. Jika pasar merespons positif, hal tersebut menunjukkan kepercayaan pelaku ekonomi terhadap kebijakan pemerintah. Sebaliknya, reaksi pasar negatif dapat dianggap sebagai 'taruhan' yang berisiko. Prof. Edi menekankan bahwa kemampuan Menteri Keuangan dalam membangun kepercayaan pasar merupakan aspek krusial dalam pengelolaan perekonomian.

Suahasil Nazara mengemban mandat untuk menjaga kesehatan APBN agar tetap menjadi instrumen pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional, serta membangun kredibilitas Kementerian Keuangan di mata publik. Tantangan utama terletak pada pengelolaan defisit anggaran. APBN 2026 mencatat pendapatan Rp3.153,6 triliun dan belanja Rp3.842,7 triliun dengan defisit 2,68% PDB. Sementara itu, RAPBN 2027 memproyeksikan belanja mencapai Rp4.097,2 triliun.

Ekonom INDEF, Eko Listiyanto, menekankan pentingnya menjaga keyakinan pasar melalui pengendalian defisit, stabilitas rupiah terhadap tekanan eksternal seperti suku bunga The Fed, serta peningkatan daya beli masyarakat melalui percepatan restitusi pajak. Prof. Edi juga menyarankan agar para pejabat publik, khususnya Menteri Keuangan, senantiasa menjaga komunikasi yang baik dengan berbagai pihak dan lembaga terkait, karena pernyataan yang memicu polemik berpotensi merusak persepsi pasar dan kepercayaan publik.

Menurut tiap media